Beberapa Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Menggunakan CAPTCHA Untuk Situs Anda

Beberapa Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Menggunakan CAPTCHA Untuk Situs

Captcha barangkali merupakan hal yang paling menjengkelkan kedua setelah popup dalam dunia web. Namun demikian, sekalipun jika Anda tidak memperdulikan apakah pengunjung situs Anda pergi meninggalkan situs Anda dalam keadaan marah maupun tidak, captcha memiliki efek samping yang sangat bisa merugikan Anda,  yaitu mereka merusak konversi pada situs Anda. Sudah tentu ini merupakan sebuah perampokan besar terhadap pundi-pundi uang Anda. Berikut beberapa alasan mengapa sebaiknya tidak menggunakan CAPTCHA untuk situs anda.

 

Spam Itu Jahat Namun Captcha Juga Tidak Lebih Baik

Pada saat ketika Dunia Web berkembang dengan sangat pesat pada akhir abad lalu, begitu juga dengan spam. Spam dengan sangat cepat menjadi sebuah mimpi buruk bagi banyak situs dan membuat para webmaster frustrasi dibuatnya dalam mencari solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah spam ini. Salah satu solusi cepat yang ditawarkan pun hadir dengan nama CAPTCHA, yang merupakan singkatan dalam bahasa Inggris dari Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart, yang artinya Uji Turing Publik Otomatis Secara Lengkap Guna Membedakan Mana (sentuhan) Komputer dengan Manusia. Fungsinya sudah tentu seperti kepanjangannya, yaitu memastikan bahwa yang sedang mengisi suatu formulir adalah manusia dan bukannya mesin spammer.

Segera setelah menyadari perkembangan captcha, para robot spammer atau spambot (beserta penciptanya) tidak tinggal diam dan dalam waktu singkat mencari jalan keluar untuk menghindari hadangan captcha. Namun demikian, captcha masih sanggup menyaring setidaknya satu bagian dari spam dalam sebuah situs, itulah sebabnya hingga kini banyak yang masih mengandalkan  captcha.

Sayangnya keberadaan captcha bukan tanpa resiko. Captcha menghentikan bukan saja kinerja spambot tetapi juga merupakan hambatan bagi keabsahan pengunjung (manusia). Lebih parah lagi, captcha tidak saja menghentikan manusia saja tetapi menghentikan robot search engine juga. Jika Anda memiliki konten yang dapat di akses hanya melalui proses penyaringan captcha, sudah hampir pasti konten tersebut tidak dapat dijangkau oleh jaringan yang dimiliki search engine, kalaupun bisa manjangkaunya, bagaimana mungkin mengisi pertanyaan yang diajukan captcha? Search engine pun pastinya akan langsung beralih ke situs berikutnya.

Kemungkinan terburuk, hal yang paling mengganggu dari keberadaan captcha adalah jika captcha tidak diimplementasikan dengan benar, akan ada data yang hilang. Harus Anda pertimbangkan ketika captcha yang Anda gunakan di dalam situs Anda tidak terbaca dan diisi dengan salah oleh pengunjung, maka semua data dalam form hilang dan pengunjung yang kesal harus mengisi lagi form tersebut dari awal. Menurut pendapat Anda, berapa banyak pengunjung yang rela mengisi form lagi dari awal hanya karena ingin membeli sesuatu dari situs Anda?

  

Captcha Merusak Konversi

Captcha merupakan faktor buruk dari sudut pandang kegunaan, sebagaimana telah disebutkan tadi, jika mereka menghentikan jaringan search engine dari indeksasi halaman yang berada dibelakang captcha, berarti mereka merupakan faktor buruk bagi SEO juga. Bagaimanapun, kerusakan yang sesungguhnya terjadi saat Anda mempertimbangkan konversi. Captcha dengan mudahnya menghapus konversi dalam situs, mungkin hal ini merupakan kerugian terbesar dalam kaitannya dengan SEO.

Kehilangan konversi merupakan masalah yang lebih besar daripada kemasukan spam. Spam mungkin saja menjengkelkan namun tidak merusak bisnis Anda jika tidak memiliki konversi. Walaupun dampak yang dihasilkan berbeda di setiap kasus masing-masing situs, namun dengan keberadaan captcha, bisa dipastikan terjadi penurunan konversi secara besar-besaran. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan captcha pada form berlangganan sebuah buletin newsletter, bisa dipastikan akan mengurangi separuh pelanggan Anda karena banyak pengguna yang enggan mengisi form yang menggunakan captcha. Jika Anda menggunakan captcha pada sebuah situs belanja, bisa saja ada beberapa pesanan yang masuk, namun tanpa kita ketahui jumlah pembeli yang membatalkan pesanan jauh lebih banyak.

Pada dasarnya, semakin captcha sulit dan tidak terbaca, semakin tinggi pula tingkat penurunan konversi. Jika Anda tidak mempercayainya, lakukan eksperimen pada situs Anda dengan menempatkan captcha yang tingkat kesulitannya tinggi dan catat hasilnya.

Captcha yang standar mengharuskan pengguna untuk mengisi sejumlah huruf (besar dan kecil) serta sejumlah angka yang dianggap paling mudah ditangkap, namun harus Anda akui tetap saja sulit membacanya. Apalagi captcha dengan audio dan video, akan terasa lebih sangat menyebalkan kita karena biasanya mengharuskan pengguna untuk mendengarkan atau menonton  hingga beberapa menit sebelum mengisi form sehingga sangat terasa membuang waktu. Itulah sebabnya mengapa captcha dengan audio dan video memiliki tingkat pengunjung yang tinggi yang membatalkan pengisian form.

 

Alternatif Captcha

Sayangnya, seberapa pun banyaknya teknologi lanjutan yang dilakukan untuk mencari jalan keluar, alternatif captcha yang sesungguhnya hingga saat ini belum kelihatan hasilnya. Namun,  hal ini bukan berarti perlawanan terhadap spam sudah tertutup sama sekali. Berikut adalah 3 alternatif captcha yang mungkin ingin Anda coba:

  • Gunakan sesedikit mungkin variasi captcha yang mengganggu. Selain variasi captcha dalam bentuk angka, ada juga beberapa yang lebih mudah diterima oleh para pengguna, misalkan saja variasi di mana seorang pengguna diminta untuk menyelesaikan soal matematika yang mudah (seperti 3+4) dan masukkan hasil jawabannya. Variasi captcha demikian membatasi hurus-huruf yang tidak dapat terbaca yang paling menjengkelkan para pengguna. Jika soal matematika dasar tadi dengan mudah dijawab oleh para pengguna, tentunya akan menyelesaikan masalah captcha bagi Anda.
  • Gunakan Akismet, atau solusi anti-spam pihak ketiga. Alternatif  berikutnya yang bisa Anda pilih adalah menggunakan sebuah produk yang diciptakan khusus untuk solusi anti-spam. Pilihan produk ini sangat banyak dan sangat bervariasi tergantung penyaringan spam seperti apa yang Anda perlukan. Salah satu filter spam yang bersifat universal yang tersedia bagi platform berganda adalah Akismet, jadi jika Anda belum pernah mencobanya, inilah saat yang tepat.
  • Gunakan Teknik Honeypot. Teknik Honeypot adalah teknik jebakan bagi spammer yang masuk. Teknik Honeypot menyediakan sebuah kolom yang dibiarkan kosong tidak diisi oleh pengguna (menggunakan keterangan bahwa kolom tidak perlu diisi). Cara ini mengkondisikan agar manusia sebagai pengguna tidak akan mengisi kolom yang tersedia tadi, hanya para robot yang tidak mengerti petunjuk yang akan mengisinya. Namun, teknik honeypot mungkin terlalu mudah disiasati dan lemah. Pengguna yang tidak cermat atau penyandang tunanetra bisa saja mengisi kolom ini dan para robot yang lebih canggih dapat. Inilah berbagai alasan mengapa teknik honeypot secara praktis tidak populer untuk digunakan.

 

Waktunya Untuk Meninggalkan Captcha?

Sebagaimana yang Anda ketahui, captcha tidak terlalu bagus namun alternatif yang ada belum dapat dijadikan solusi juga. Oleh karena itu, satu-satunya pilihan yang Anda miliki adalah mungkin dengan meninggalkan captcha. Dalam berbagai kasus yang ada, meninggalkan captcha merupakan langkah yang terbaik. Contohnya jika Anda tidak terserang spam dalam jumlah yang banyak namun captcha merusak konversi Anda, maka meninggalkan captcha adalah jawabannya. Yang Anda perlukan hanyalah menganalisis situasi khusus dan putuskan mana yang terbaik dan mana yang bukan.

facebooktwittergoogle_pluslinkedintumblrmailfacebooktwittergoogle_pluslinkedintumblrmail

2 Comments

  1. deny February 19, 2016 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *