Aplikasi Lokal Ini Permudah Masyarakat Berkonsultasi dengan Advokat

Aplikasi Lokal Ini Permudah Masyarakat Berkonsultasi dengan Advokat – Aplikasi kreasi anak negeri namanya Bursa Hukum di-claim mempermudah warga untuk konsultasi dengan beberapa pengacara paling dipercaya yang menyebar di Indonesia.

Bursa Hukum sebagai legal serviss marketplace dengan capaian nasional. Service yang ada meliputi diskusi pengacara-advokat dari semua Indonesia, dan beragam keperluan jasa hukum dan hal pemberian izin yang lain.

Founder Bursa Hukum, Try Januar Putra, menjelaskan ide Bursa Hukum awalannya direncanakan di Pennsylvania, Amerika Serikat pada 2019, dan sudah dilaksanakan soft rilis pada 2020.

“Perancangan awalannya akan saya eksekusi untuk di Amerika Serikat (AS), tetapi karena wabah Covid-19 karena itu saya terpikirkan untuk menyaksikan kekuatannya di Indonesia.

Rupanya pasarnya benar-benar luas dan tidak ada yang mengaplikasikan ide sama. Pada akhirnya saya memilih untuk mewujudkannya di Indonesia,” tutur Try lewat penjelasannya, Minggu (2/1/2022).

Ide yang direncanakan sebagai kombinasi praktek industri hukum di yurisdiksi (negara) AS dan Inggris, ingat ke-2 founder dan co-founder Bursa Hukum lulusan master di bagian hukum di ke-2 negara itu, hingga memungkinkan untuk diaplikasikan di beberapa negara.

Untuk memakai jasa diskusi pengacara lewat aplikasi Bursa Hukum, ada beragam profile pengacara dari semua Indonesia yang bisa diputuskan oleh pemakai.

Perundingan nanti dilaksanakan tanpa mediator, hingga yang menerima dan pemberi jasa dapat bertransaksi langsung lewat Aplikasi Lokal Ini Permudah Masyarakat Berkonsultasi dengan Advokat.

Mendidik Warga

Chief of Merek and Communication Officer Bursa Hukum, Dholley Dwi Jatmiko, memandang ada banyak warga Indonesia yang belum mengenali jasa service hukum keseluruhannya.

“Biasanya, mereka akan mengasosisasikan service hukum dengan jasa pengacara dan hal pemberian izin, walau sebenarnya banyak yang lain. Belum juga, dalam soal pengacara, sering diibaratkan dengan kasus besar dan mahal. Walau sebenarnya, legal serviss dibutuhkan oleh individu atau korporasi untuk beragam kepentingan,” papar Dholley.

Selanjutnya, ia menerangkan ada Bursa Hukum sebagai marketplace akan mendidik warga berkenaan service jasa hukum secara luas dan menolong semua kalangan masyarakat untuk mempunyai akses tanpa batasan ke beragam legal experts dan legal serviss yang dapat disamakan dengan keperluan.

Bagaimana dengan Keamanan Transaksi bisnisnya?

Masalah keamanan transaksi bisnis di antara yang menerima dan konsumen jasa, Chief of Financial Officer Bursa Hukum, Bernad William, mengeklaim benar-benar terjaga karena memakai mekanisme pembayaran faksi ke-3 lewat service fintech (financial technology) yang bersertifikasi.

“Agunan kenyamanan berbisnis lewat aplikasi Bursa Hukum berada pada responsibilitasnya. Dengan mekanisme deposit di antara pengacara dan pemakai, yang menerima dapat percaya akan memperoleh jasa seperti yang diperlukan dan imbal balik yang disepakati di muka,” tambah Bernad pastikan keamanan transaksi bisnis di aplikasi.

Bursa Hukum sendiri sudah mendapat semua hal pemberian izin yang diperlukan dalam jalankan aktivitas upayanya, terhitung Pelaksana Mekanisme Electronic (PSE) dari Kementerian Kominfo.

Jeffri Santoso sebagai Co-founder/Chief of Legal Officer Bursa Hukum mengatakan jika aplikasi besutannya sebagai tempat untuk menghadapkan client dan pengacara/advokat dan penyuplai jasa berkaitan yang lain sama sesuai kebutuhan dan keperluan semasing.

Referensi: