Home Internet 5 Aturan Yang Tidak Untuk Dilanggar di Media Sosial

5 Aturan Yang Tidak Untuk Dilanggar di Media Sosial

328
0
yang harus di hindari di sosial media

5 Aturan Yang Tidak Untuk Dilanggar di Media Sosial

 

Kadang-kadang kita tidak sempat atau tidak mempunyai banyak waktu untuk mengikuti semua praktek-praktek terbaik seperti dalam hal pemasaran inbound. Anda mungkin terbiasa dengan atasan atau klien yang berdiri di belakang Anda yang terbiasa memberikan Anda petunjuk dan terkadang Anda tidak ingin berdebat untuk mempermasalahkan hal tersebut.

Dalam situasi ini, bisa dimaklumi untuk menghormati atasan atau klien Anda. Hanya saja jangan lupa garis yang seharusnya tidak pernah dan tidak boleh untuk diseberangi. Sebagai contohnya ada perbedaan besar antara tweeting link ke artikel tanpa menyebutkan penulis yang mana perlu untuk Anda perhatikan dengan baik. 

Ya, ada beberapa pelanggaran media sosial yang memiliki kekuatan untuk merusak usaha Anda dan benar-benar menjauhkan jarak antara tempat Anda berada sekarang dan tujuan pemasaran Anda. Inilah yang harus diperhatikan 5 aturan yang tidak untuk dilanggar di Media Sosial.

Jangan Terlalu Banyak Bicara Tentang Diri Anda

Anda berada di media sosial untuk membangun sebuah brand atau produk dari Anda dan dengan tujuan untuk membuat percakapan di sekitarnya bukan? Banyak penjual  berfikir cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengirim info tentang produk atau jasa mereka secara non-stop, dengan melemparkan penawaran khusus dan menunggu penjualan yang masuk.

Taktik ini tidak akan berjalan, karena kenyataannya tidak ada yang peduli tentang produk atau apapaun yang Anda tawarkan! Apa yang mereka pedulikan adalah bagaimana Anda dapat membantu mereka memecahkan masalah mereka termasuk dengan yang Anda ketahui untuk apa yang mereka sedang butuhkan.

Bicaralah tentang audiens Anda dan apa yang mereka inginkan. Kemudian beritahu mereka bagaimana Anda masuk ke dalam kehidupan mereka, tapi tetap fokus pada manfaat menggunakan produk Anda, daripada mengangkat spesifikasi dan fitur. Bila Anda bisa menjaga calon pelanggan Anda di dalam percakapan, mereka akan memiliki alasan untuk beralih ke Anda, bukan kompetisi.

 

Bersifat Membantu, Jangan Bersifat Menjual

Ya, Anda ingin menjual produk Anda, tetapi orang-orang umumnya tidak terus-terusan memantau secara online untuk membaca iklan. Apa yang mereka cari adalah konten yang membuat menawan mereka, menghibur mereka dan membuat mereka merasa seperti mereka berada di dalam lingkungan merek produk terkenal yang keren. Pelanggan memiliki begitu banyak pilihan online dan offline, sehingga Anda harus berdiri di luar kompetisi.

Jika Anda bersifat membantu terhadap calon pelanggan, mereka akan membentuk ikatan emosional dengan merek/produk Anda dan mencari produk Anda ketika saatnya tiba untuk membeli. Ini akan datang dengan sendirinya.

 

Ingat: “Audience” Anda Terdiri Dari Masyarakat Nyata

Perlakukan mereka seperti Anda memperlakukan pelanggan berjalan ke kantor, toko atau showroom. Dan sama seperti Anda tidak mencoba untuk menargetkan setiap orang yang lewat, jangan mencoba untuk memasarkan ke seluruh internet sekaligus. Sebaliknya, berpikir tentang siapa target audiens Anda dalam arti sempit dan mengubahnya menjadi juru bicara untuk produk Anda.

Berhenti berpikir audiens Anda dari sisi demografi. Tunjukkan dengan tepat siapa pelanggan Anda dan pasarkan kepada mereka, tulis pesan yang ditujukan kepada individu. Bangun hubungan dengan orang-orang dengan bergaul di mana mereka nongkrong dan tulis konten yang diarahkan ke mereka dan tentang apa yang mereka pedulikan.

Jika Anda menggunakan alat otomatisasi, pastikan untuk tidak membiarkan mereka mengambil alih pembicaraan. Orang bisa membedakan antara robot yang  terlibat dengan mereka atau manusia yang terlibat langsung dengan customer Anda.

 

Jangan Mencoba Aktif Pada Terlalu Banyak Kanal media sosial

Blog yang Anda baca tentang pemasaran online sering memuji kebaikan berbagai kanal media sosial dan membuatnya tampak seperti Anda harus aktif pada semua. Anda mungkin bingung dan merasakan bahwa  judul seperti “Mengapa Bisnis Anda Harus di Instagram” itu terlalu naif.

Tentu saja, dengan terlalu banyak jejaring sosial akan menyita banyak waktu dan dampaknya  tidak seperti yang diharapkan. Sebaliknya, pilih beberapa kanal media sosial yang audiens Anda suka dan taruh semua upaya Anda ke dalamnya. Hanya itu.

Penting untuk diingat bahwa setiap situs media sosial adalah semesta kecil tersendiri, dengan etika, norma-norma masyarakat dan fungsi yang unik. Jangan posting konten yang sama persis satu juta kali pada satu juta jejaring. Pikirkan tentang bagaimana cara menyajikan konten Anda pada setiap jejaring dengan cara yang sesuai dengan cara bagaimana dan mengapa orang gunakan jejaring itu, ini akan membuat audiens Anda lebih berpotensi untuk merespon.

 

Harapan Yang Tidak Logis dan Pengukuran Yang Salah

Mungkin ada yang berbisik di telinga Anda memberitahu Anda harus memiliki beberapa jumlah pengikut/followers yang tinggi  pada masing-masing kanal media sosial Anda yang aktif. Bukan hanya tidak masuk akal, tapi jauh dari pengukuran terbaik untuk sukses.

Yang penting bukan berapa banyak orang mengklik “suka” atau “ikuti” atau bahkan berapa banyak “share” sebuah konten yang diterima. Yang penting adalah apakah metrik seperti penjualan, kesadaran, waktu respon dukungan atau berbagi percakapan yang relevan meningkat. Jika upaya media sosial membuat dampak yang nyata, maka itu berarti sebuah kemajuan dalam penjualan.

Beberapa metrik lebih bermanfaat menginformasikan proses perhalusan siasat yang digunakan dibanding manfaatnya untuk membuktikan bahwa kegiatan Anda membantu bisnis. Silahkan untuk melacak jenis posting yang cocok dengan selera audiens Anda dan hari apa yang terbaik untuk posting ke pengikut Anda.

Anda dapat mengatur pelacakan dengan alat yang canggih seperti HubSpot, tapi alat bantu gratis dengan cakupan yang lebih sempit seperti Google Analytics dan Buffer juga berguna untuk pelacakan dan pengukuran.

Tapi jangan lupa bahwa beberapa ROI tidak dapat menyediakan pengalaman pelanggan yang positif yang bisa diukur  dan mengubah konsumen yang tidak puas.

 

Dimana Anda Menggambarkannya?

Ketika menggunakan media sosial, beberapa cara kompromis tidak akan menjadikan Anda terbang. Apakah itu metrik buruk, menyebarkan info diri Anda terlalu irit, menjadikan semua tentang Anda, terlalu otomatis, atau menggunakan taktik menjual yang sulit, juga ada banyak “praktik terburuk” yang merajalela.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here